MALAIKAT PELINDUNG 5 Agustus 2008
Posted by iboeng1211 in KISAH KITA.trackback
Suatu ketika, ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan, maka, ia bertanya kepada tuhan. “Ya Tuhan, Engkau akamn mengirimku ke bumi. Tapi aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?”.
Tuhanpun menjawab. “Diantara semua melaikat-Ku, Aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawat dan mengasihimu”. Si kecil, bertanya lagi, “Tapi, disini, disurga ini, aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyayi”. Semua itu cukup membuatku bahagia. Tuhanpun menjawab, “Tak apa, malaikatmu itu, akan selalu menyenandungkan lagu untukmu, dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia”. Namun si kecil bertanya lagi, “Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?
Tuhanpun menjawab, “Malaikatmu itu, akan membisikkanmu kata-kata yang paling indah, dia selalu sabar ada disampingmu, dan dengan kasihnya, dia akan mengajarkanmu berbicara bahasa manusia”. Si kecil bertanya lagi, “Lalu, bagaimana jika aku ingin berbicara padamu, ya Tuhan?”
Tuhanpun kembali menjawab, “Malaikatmu itu, akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tangannya bersamamu, dan megajarkanmu untuk berdoa”. Lagi-lagi, si kecil menyelidiki, “Namun, aku mendengar, disana, ada banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku?
Tuhanpun menjawab, “Tenang, malaikatmu, akan terus melindungimu, walaupun nyawanya yang menjadi taruhannya. Dia, sering melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatanmu”. Namun, si kecil kini malah sedih ,”Ya Tuhan, tentu aku akan sedih jika tak melihat-Mu lagi”.
Tuhan menjawab lagi, “Malaikatmu, akan selaluĀ mengajarkanmu keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu, bagaimana agar selalu patuh dan taat pada-ku. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu, Aku akan selalu ada disisimu”.
Hening. Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun, suara-suara panggilan dari bumi terdengar sayup-sayup. “Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong, sebutkanĀ nama malaikat yang akan melindungiku ….”
Tuhanpun kembali menjawab. “Nama malaikatmu tak begitu penting. Kamu akan memanggilnya dengan sebutan IBU ….”
by. Motivasi_Net@yahoogroups.com
saya jadi semakin merindukan ibu yang ada di pulau seberang..
love u mom..
waw Ibu yah ……
I Love U mom, sumpah ampir nangis baca nya.
Terkadang saya masih suka menyusahkan beliau.
Kadang dan sering juga masih membandel atas kata kata beliau.
Dan lebih sering menyakiti beliau juga.
Ya Allah ampunilah segala kesalahan Ibu hamba Mu ini semoga pahala nya mencapai surgamu dan hapuskan sekecil apapun dosa nya.
itu merupakan perjanjian awal antara manusia dengan Tuhanya, yang paling ditakutkan ketika tidak dapat melihat-Nya lagi, tentunya sang bayi akan senantiasa meniti pada jalan-Nya, untuk menemukan jalan pulang yang benar, supaya ga nyasar, tidak kegelapan. “Ketika di dunianya buta (Qalbu) di akhirat kelak akan lebih buta lagi dan berada pada kesesatan yang nyata” (al-Quran). semoga diberi hidayah untuk diberikan penerangan, untuk obor menuju jalan pulang. Salam kenal…
o:)